Category: Berita Bola

Apakah Mauricio Pochettino Akan Tolak Tawaran Real Madrid?

Saat ini, seiring dengan semakin santernya pembicaraan tentang manajer Tottenham Spurs, yakni Mauricio Pochettino yang dikaitkan dengan Real Madrid, cukup banyak pihak yang ikut berpendapat. Ada yang mengatakan jika Pochettino bisa menolak Real Madrid jika mereka menginginkan jasanya, namun ada juga yang mengatakan bahwa dia tidak akan menolak klub besar tersebut. Hal ini juga menarik beberapa pemerhati sepakbola Inggris atau Premiere League seperti Vaishali Bhardwaj dan Matt Dickinson.

Pochettino Bisa Menolak Real Madrid

Pemenang La Liga dan Liga Champions yang terus berjuang musim ini, terutama di liga di mana mereka saat ini 16 poin di bawah pemimpin klasemen Barcelona, ​​dengan manajer Zinedine Zidane terus mendapatkan sorotan tajam. Setelah isu kepindahan sang mega bintang, Cristiano Ronaldo yang kontraknya bisa saja tidak diperpanjang, kini giliran isu kepelatihan yang kabarnya akan diserahkan pada Pochettino menggantikan pelatih asal Prancis, Zidane.

Menurut Vaishali Bhardwaj dari London Evening Standard, dia percaya bahwa Pochettino bisa menolak tawaran yang menggiurkan dari Real Madrid demi proyek yang sedang berlangsung di Spurs. Dia mengatakan; “Saya pikir dalam hal rencana dan karir jangka panjangnya, dia (Pochettino) mungkin melakukannya (menyetujui ajakan Real)”.Apalagi Pochettino juga masih memiliki keinginan untuk bisa mengelola Real Madrid.

“Tapi saya tidak berpikir, bahkan jika Zidane keluar dari Real musim panas ini, dia akan mencoba dan meninggalkan pekerjaannya di Spurs. Dia merasa berada di tengah proyek di sini dan dia menginvestasikan dirinya di klub.”Bhardwaj menambahkan; “Jika dia (Pochettino) mulai melihat proyeknya berantakan dalam beberapa musim atau mungkin beberapa pemain kunci mereka pergi, maka dia mungkin akan memikirkannya (untuk hijrah ke Real).”

Menurut Bhardwaj, musim ini bukan yang tepat bagi Pochettino untuk meninggalkan Spurs mengingat pekerjaannya masih dalam kondisi yang diharapkan. Akan tetapi, setelah kontrak 4 tahunnya habis dengan Spurs, mungkin itu adalah waktu yang tepat bagi Pochettino untuk memikirkan tawaran Real Madrid. Apalagi, saat ini Pochettino juga dekat dengan pimpinan Spurs Daniel Levy. Sehingga beberapa hal di atas akan membuat sang pelatih tetap bertahan di Spurs.

Pochettino Tidak Akan Menolak Tawaran Real Madrid

Di atas adalah beberapa alasan ketika Pochettino tetap memilih mempertahankan Spurs. Namun, ada juga alasan jika dia harus meninggalkannya dan menerima tawaran dari Real Madrid. Matt Dickinson yang merupakan pengamat sepakbola Inggris tidak setuju dengan pendapat Sanadomino yang mengatakan Pochettino akan bertahan di Spurs. Dia yakin Pochettino tidak akan bisa menolak tawaran seperti itu dari Real Madrid apalagi kemenangan piala besar Primiere League juga sangat sulit didapatkan oleh Spurs.

“Jika dia diberi kesempatan, ucapan yang tepat apakah Ronaldo pergi (atau tidak) dan Anda punya banyak uang untuk membentuk tim sesuai keinginan Anda, maka saya akan, jika saya adalah dia, merasa sangat sulit untuk menolak,” demikian kata Matt Dickinson yang merupakan kepala olah raga The Times.

“Saya pikir Spurs kehilangan kesempatan terbaik mereka untuk memenangkan Liga Primer.”Dia melanjutkan jika Pochettino merasa pekerjaannya di Spurs telah selesai dilakukan dengan baik, maka dia bisa saja meninggalkan Spurs dan menerima ajakan Real. Apalagi, Pochettino juga memiliki hasrat untuk melatih tim Spanyol tersebut. Belum lagi, Pochettino juga memiliki kesempatan yang lebih besar di Real Madrid untuk membuat tim yang sesuai dengan apa yang dia inginkan dengan banyaknya uang dan dukungan.

Guardiola Ungkap Liga Primer Inggris ‘Bunuh’ Pemain

Pep Guardiola, manajer Manchester City mengritik jadwal padat yang ada di Liga Primer Inggris pada akhir tahun. Pasalnya, di akhir tahun ini liga-liga yang lainnya justru menjalani libur musim dingin. Manchester City pasalnya menjalani periode bagus pada akhir tahun 2017. Mereka sangat sukses dengan meraih rentetatan kemenangan. Dan mereka juga bisa memperbesar jarak pada puncak klasemen. Akan tetapi hal tersebut tidak lantas membuat pelatihnya, Guardiola, melunak pada jadwal ketat dari Liga Primer Inggris.

Tidak Manusiawi

Ia menyebutkan bahwa Liga Primer Inggris terlalu memaksa pemain-pemain togel online untuk bisa bermain dan terus menjadi hiburan bagi masyarakat luas yang sedang menjalani liburan musim dingin. Termasuk juga di laga boxing day, Manchester City sendiri menjalani lima laga dalam waktu 14 hari yakni mulai tanggal 19 Desember 2017 sampai dengan 2 Januari 2018 kemarin. Jadwal ini dianggapnya terlalu menyiksa para pemainnya.

“Apa saja yang saya lihat pada pekan lalu, ada banyak sekali pemain yang cedera di dalam tim ini. kami seolah-olah akan ‘membunuh’ mereka,” ungkapnya. “Federasi menurut saya, harusnya berkaca. Saya tahu bahwasanya pertunjukan haruslah terus berjalan akan tetapi ini tak normal. Mereka membuat banyak control anti-doping akan tetapi tidak melindungi para pemain,” imbuhnya dalam situs resmi klub.

Tidak hanya itu, Guardiola pun menganggap bahwa Liga Primer Inggris mesti melakukan sebuah perubahan supaya para pemainnya terlindungi dari cedera akibat jadwal yang sangat padat. “Publik datang untuk melihat para pemain dan menikmati performa mereka. public tak datang untuk melihat pelatih di konferensi pers atau pun juga melihat para wartawan. Akan tetapi di Inggris, kalian tak melindungi para pemain. Tentunya tak bisa memainkan laga tiap dua hari sekali,” ungkapnya lagi.

“Tradisi adalah tradisi. Akan tetapi kami semua mesti memikirkan hal itu lagi. Pemain merupakan artis dan mereka alasan utama kita (wartawan dan pelatih) ada di sini,” tegasnya.

Manchester City untuk saat ini berada di posisi puncak klasemen dengan total poin sebanyak 62 poin dan ini berarti unggul 15 angka dari saingan satu kotanya, Manchester City yang ada di posisi kedua.

Man City Tetap Mainkan De Bruyne

Guariola yang menyoroti padatnya jadwal Liga Primer Inggris juga mengungkapkan alasan dirinya masih mainkan Kevin de Bruyne sebagai starter ketika Man City mengalahkan Watford dengan skor 3-1 bertempat di lokasi Stadion Etihad, pada hari Selasa, 2 Desember 2018 malam pada waktu setempat. Padahal Guardiola sempat mengatakan De Bruyne akan absen dalam 1 atau 2 laga ke depan karena cedera yang dialaminya.

De Bruyne sendiri pasalnya mengalami cedera di kakinya ketika membela The Citizens ketika menghadapi Crystal Palace yang akhirnya pada 0-0 di pekan ke-21 Liga Primer Inggris. Pelatih berdarah Spanyol tersebut juga mengungkapkan alasan dirinya tetap memainkan pemain Timnas Belgia itu menghadapi Watford.

“Kevin mengalami peradangan dan kami katakana pada dia mungkin ia harus dicadangkan terlebih dahulu dan tak main. Akan tetapi ia bersikeras tetap ingin bermain. Ia masih mengalami nyeri namun masih saja ingin bermain. Itu sudah membuktikan banyak hal untuk saya pribadi,” ungkapnya dilansir dari CNN Indonesia.

Dengan padatnya jadwal di Liga Primer Inggris serta banyaknya pemain yang menurut Guardiola tumbang karena cedera, dirinya menilai De Bruyne masih memiliki tekad dan dedikasi yang sangat tinggi.