Adalagi hal aneh lain di Indonesia, kali ini menyangkut pemain film dewasa Maria Ozawa alias Miyabi. Pasalnya, nama tersebut masuk ke dalam buku pelajaran yang ada di sekolah. Namanya bersanding dengan nama tokoh lain dan siswa yang membaca buku ditugaskan untuk mencocokan nama yang ada di dalam buku dengan foto yang terpampang di dalamnya. Kegiatan mencocokan ini memang selalu ada di dalam salah satu tugas mata pelajaran, namun yang berbeda adalah foto sekaligus nama miyabi menjadi salah satu tokohnya.

Miyabi Khawatirkan Jadi Masalah Besar

Meskipun merasa senang dengan namanya yang dikenal di luar Jepang, Miyabi tetap merasa ini tidak benar. Ketika dibaca oleh siswa maka buku itu akan dibawa ke rumah. Bisa saja di rumah orang tua pun memeriksa dan tahu bahwa ada orang yang selama ini bermain film dewasa. Ini akan menjadi masalah besar dan menjadi sebuah degradasi moral untuk perkembangan generasi selanjutnya. Akhir akhir ini, miyabi berbicara santai dengan Daisuke yang merupakan komedian asal Jepang juga.

Indonesia memiliki fenomena sosial yang cukup unik, pasalnya Miyabi sendiri merasa kaget bagaimana sosok dirinya bisa ada dan dicantumkan di dalam buku pelajaran. Ketika ditanya, bagaimana ini terjadi maka miyabi pun mengatakan bahwa ini bukan salah dirinya. Oknum lah yang seenaknya memasang fotonya tanpa izin. Dia menganggap bahwa ini bukan masalah dirinya sehingga dia tak mau dibawa bawa. Sampai saat ini belum sempat diketahui siapa dan bagaimana foto miyabi bisa kedapatan dipasang di buku pelajaran.

Film Menculik Miyabi Kembali Terkenang

Terlepas dari adanya foto Maria Ozawa di dalam buku pelajaran, dirinya pun kembali mengingat bagaimana dirinya hampir datang ke Indonesia untuk melakukan proses syuting film Menculik Miyabi (2010). Awalnya akan dilaksanakan syuting di Bali, namun karena ada banyak pihak yang melakukan protes maka proses syuting pun dibatalkan dan dipindahkan ke kota Minato, sebuah kota dengan nuansa dan suasana Indonesia di Jepang. Meskipun begitu, MIyabi ingin sekalil suatu hari dia datang ke Bali.

Daisuke merasa kaget dengan paparan miyabi. Daisuke tidak menyangka bahwa akhirnya syuting dilakukan di Jepang. Film yang disutradarai oleh Findo Purwono tersebut kemudian memboyong beberapa pemain yang terlibat di dalam film tersebut ke Jepang seperti Nicky Tirta, Herfiza Novianty, Kevin Julio, dan Rizky Mocil. Film ini sempat laris untuk beberapa penayangan deposit slot via dana namun akhirnya menghilang dan tidak pernah diberitakan kembali.

MIyabi sebenarnya sudah memiliki beberapa kontrak, salah satunya dengan perusahaan Vape di Indonesia. Kepada Daisuke miyabi menjelaskan bahwa setelah pandemi selesai dirinya akan datang ke Indonesia dan melakukan projek bersama perusahaan tersebut. Selain itu dia pun mencoba untuk melebarkan sayapnya di dunia kuliner dan membuat sebuah bisnis kuliner di Indonesia. Saat ini bisnis tersebut sudah hadir di Filipina, dan berharap suatu hari nanti bisa ada di Indonesia juga untuk fansnya di Indonesia.

Setelah proses wawancara selesai, Miyabi pun merasa senang karena menerima cindera mata dari Daisuke berupa sambal matah, kopi dan lain lain. dirinya mengaku senang sekali makan makanan pedas, dan ini sangat berarti untuk dirinya. Dia juga berharap semoga suatu hari nanti bisa berkunjung ke Indonesia dan memiliki penerimaan yang baik dari pihak Indonesia supaya dirinya bisa mewujudkan mimpi menikmati liburan di Bali.