Guardiola Ungkap Liga Primer Inggris ‘Bunuh’ Pemain

Pep Guardiola, manajer Manchester City mengritik jadwal padat yang ada di Liga Primer Inggris pada akhir tahun. Pasalnya, di akhir tahun ini liga-liga yang lainnya justru menjalani libur musim dingin. Manchester City pasalnya menjalani periode bagus pada akhir tahun 2017. Mereka sangat sukses dengan meraih rentetatan kemenangan. Dan mereka juga bisa memperbesar jarak pada puncak klasemen. Akan tetapi hal tersebut tidak lantas membuat pelatihnya, Guardiola, melunak pada jadwal ketat dari Liga Primer Inggris.

Tidak Manusiawi

Ia menyebutkan bahwa Liga Primer Inggris terlalu memaksa pemain-pemain togel online untuk bisa bermain dan terus menjadi hiburan bagi masyarakat luas yang sedang menjalani liburan musim dingin. Termasuk juga di laga boxing day, Manchester City sendiri menjalani lima laga dalam waktu 14 hari yakni mulai tanggal 19 Desember 2017 sampai dengan 2 Januari 2018 kemarin. Jadwal ini dianggapnya terlalu menyiksa para pemainnya.

“Apa saja yang saya lihat pada pekan lalu, ada banyak sekali pemain yang cedera di dalam tim ini. kami seolah-olah akan ‘membunuh’ mereka,” ungkapnya. “Federasi menurut saya, harusnya berkaca. Saya tahu bahwasanya pertunjukan haruslah terus berjalan akan tetapi ini tak normal. Mereka membuat banyak control anti-doping akan tetapi tidak melindungi para pemain,” imbuhnya dalam situs resmi klub.

Tidak hanya itu, Guardiola pun menganggap bahwa Liga Primer Inggris mesti melakukan sebuah perubahan supaya para pemainnya terlindungi dari cedera akibat jadwal yang sangat padat. “Publik datang untuk melihat para pemain dan menikmati performa mereka. public tak datang untuk melihat pelatih di konferensi pers atau pun juga melihat para wartawan. Akan tetapi di Inggris, kalian tak melindungi para pemain. Tentunya tak bisa memainkan laga tiap dua hari sekali,” ungkapnya lagi.

“Tradisi adalah tradisi. Akan tetapi kami semua mesti memikirkan hal itu lagi. Pemain merupakan artis dan mereka alasan utama kita (wartawan dan pelatih) ada di sini,” tegasnya.

Manchester City untuk saat ini berada di posisi puncak klasemen dengan total poin sebanyak 62 poin dan ini berarti unggul 15 angka dari saingan satu kotanya, Manchester City yang ada di posisi kedua.

Man City Tetap Mainkan De Bruyne

Guariola yang menyoroti padatnya jadwal Liga Primer Inggris juga mengungkapkan alasan dirinya masih mainkan Kevin de Bruyne sebagai starter ketika Man City mengalahkan Watford dengan skor 3-1 bertempat di lokasi Stadion Etihad, pada hari Selasa, 2 Desember 2018 malam pada waktu setempat. Padahal Guardiola sempat mengatakan De Bruyne akan absen dalam 1 atau 2 laga ke depan karena cedera yang dialaminya.

De Bruyne sendiri pasalnya mengalami cedera di kakinya ketika membela The Citizens ketika menghadapi Crystal Palace yang akhirnya pada 0-0 di pekan ke-21 Liga Primer Inggris. Pelatih berdarah Spanyol tersebut juga mengungkapkan alasan dirinya tetap memainkan pemain Timnas Belgia itu menghadapi Watford.

“Kevin mengalami peradangan dan kami katakana pada dia mungkin ia harus dicadangkan terlebih dahulu dan tak main. Akan tetapi ia bersikeras tetap ingin bermain. Ia masih mengalami nyeri namun masih saja ingin bermain. Itu sudah membuktikan banyak hal untuk saya pribadi,” ungkapnya dilansir dari CNN Indonesia.

Dengan padatnya jadwal di Liga Primer Inggris serta banyaknya pemain yang menurut Guardiola tumbang karena cedera, dirinya menilai De Bruyne masih memiliki tekad dan dedikasi yang sangat tinggi.

 

Next PagePrevious Page
Tags
Similar Posts

Add your comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *